Home » Destinasi Wisata » Spot Foto dan Kuliner Terbaik di George Town Penang Tahun Ini

Spot Foto dan Kuliner Terbaik di George Town Penang Tahun Ini

Kamu mungkin pernah membayangkan tempat liburan yang dimanjakan oleh kuliner dan spot foto, itu tandanya kamu harus segera pergi ke George Town, Penang.

Ibu kota Pulau Penang ini masih kokoh memegang takhta sebagai destinasi favorit di Asia Tenggara. George Town bukan cuma soal status warisan budaya UNESCO yang kaku, tapi soal bagaimana sejarah, seni jalanan (street art), dan makanan surgawi melebur jadi satu.

Kalau kamu suka fotografi sekaligus doyan makan, kota ini bakal jadi taman bermain yang bikin kamu malas pulang. Mari kita ulas, mana saja spot foto dan kuliner yang wajib masuk radar kamu tahun ini.

Spot Foto yang Bikin Feed Instagram Kamu Naik Kelas

George Town adalah surga bagi para pemburu visual. Seni jalanannya sudah melegenda sejak 2012, dan hebatnya, di tahun 2026 ini mural-mural baru terus bermunculan. Jadi, meskipun kamu sudah pernah ke sini, selalu ada alasan untuk kembali.

1. Lorong Ikonik Armenian Street

Tempat ini adalah titik nol bagi pencinta street art. Kamu bisa berpose bareng mural “Children on Bicycle” yang tersohor itu. Tapi saran saya, jangan cuma fokus ke satu mural.

Armenian Street itu penuh dengan bangunan kolonial, kafe vintage, dan toko seni yang estetis. Biar fotomu nggak bocor karena kerumunan orang, cobalah datang pagi-pagi sekali saat cahaya matahari masih lembut.

2. Chew Jetty: Kampung Nelayan yang Magis

Ingin suasana yang berbeda? Mampirlah ke Chew Jetty, kampung nelayan Cina di atas air. Rumah-panggung kayunya punya karakter etnik yang sangat kuat.

Tahun ini, Chew Jetty makin cantik karena ada renovasi eco-friendly dengan sentuhan lampu-lampu LED yang bikin suasana sore makin romantis. Ini adalah spot terbaik kalau kamu mau memotret matahari terbenam dengan latar laut dan skyline George Town

3. The Blue Mansion (Cheong Fatt Tze)

Bangunan biru cerah dari akhir abad ke-19 ini adalah primadona bagi pencinta arsitektur. Interiornya sangat mewah dengan elemen Feng Shui yang kental.

Tidak heran kalau mansion ini sering jadi lokasi syuting film internasional. Kamu bisa ikut tur berpemandu untuk mendapatkan akses memotret di halaman tengahnya yang punya mozaik biru menawan.

4. Penang Hill dan Kek Lok Si Temple

Kalau mau foto landscape atau pakai drone, naiklah ke Penang Hill pakai kereta kabel (funicular train). Dari ketinggian 833 meter, kamu bisa menangkap seluruh kota George Town yang berselimut kabut tipis di pagi hari.

Setelah itu, turunlah ke Kuil Kek Lok Si. Di tahun 2026 ini, festival lampionnya makin megah, memberikan nuansa emas dan cahaya merah yang sangat dramatis untuk foto malam hari.

Kuliner Penang yang Bikin Ketagihan

Penang sering disebut sebagai ibu kota makanan Asia, dan itu bukan omong kosong. Tahun 2026, Michelin Guide bahkan menambahkan beberapa nama baru ke dalam daftar Bib Gourmand mereka di Penang. Artinya, kamu bisa makan enak kualitas dunia dengan harga kaki lima

1. Char Koay Teow

Sang Primadona Wajan Kamu belum benar-benar ke Penang kalau belum mencoba Char Koay Teow. Mi goreng ini dimasak dengan api besar (wok hei) yang bikin aromanya agak sedikit gosong tapi nikmat.

Coba deh mampir ke Awesome Char Koay Teow yang lagi naik daun tahun ini. Rasanya autentik banget dengan udang yang segar dan telur bebek yang gurih.

2. Assam Laksa dan Nasi Lemak Modern

Kalau kamu suka rasa yang segar dan berani, Assam Laksa di George Town adalah juaranya. Sup ikan yang asam-pedas-gurih ini benar-benar bisa membangkitkan selera makan. Nah, buat sarapan, kamu bisa cari Nasi Lemak di Bee Hwa Cafe.

Menariknya, di tahun 2026 ini banyak muncul variasi Nasi Lemak dengan topping kekinian seperti ayam goreng super crispy yang tetap menghargai rasa klasiknya

3. Pencuci Mulut yang Menyegarkan

Setelah lelah jalan-jalan di bawah matahari tropis, segelas Cendol dengan gula merah asli dan santan kental di kedai Sifu bakal terasa seperti oase. Kalau kamu lebih suka kopi, jangan lewatkan Penang White Coffee yang creamy di kedai-kedai tua sekitar Chulia Street. Sambil ngopi, kamu bisa duduk santai memperhatikan ritme hidup warga lokal yang begitu tenang.

George Town di tahun 2026 bukan sekadar tempat wisata; ini adalah petualangan untuk semua indra kamu. Matamu dimanjakan oleh visual, telingamu oleh deru kota yang historis, dan lidahmu oleh rasa yang nggak ada duanya.

Cobalah kunjungi George Town saat ada festival seni, biasanya di musim panas. Kotanya bakal berubah jadi panggung seni raksasa yang luar biasa. Jadi, sudah siap buat kemas tas dan berangkat?