Siapa sih yang tidak punya mimpi buat jalan-jalan ke Korea Selatan? Selain karena drama Korea atau grup K-Pop kesayangan, satu hal yang bikin orang rela terbang jauh-jauh ke sana adalah makanannya.
Serius, kalau kamu cuma makan makanan Korea di restoran mall, kamu belum benar-benar kenal sama rasa autentik negeri ginseng ini. Buat kamu yang berencana liburan ke sana, kamu wajib banget masukin pasar tradisional ke dalam itinerary. Kenapa? Karena di sanalah pesta kuliner Korea berada.
Baunya yang menggoda, suara penjual yang semangat, sampai asap yang ngebul dari wajan besar itu sensasinya beda banget. Nah, biar kamu nggak bingung mau ke mana, ini dia 5 rekomendasi pasar kuliner paling ramai dan enak di Korea yang harus kamu coba!
1. Pasar Gwangjang
Kalau kamu tanya orang Seoul pasar mana yang paling ikonik, kemungkinan besar jawabannya adalah Pasar Gwangjang. Didirikan tahun 1905, ini adalah pasar permanen tertua di Korea. Kamu mungkin pernah lihat tempat ini di Netflix dalam serial Street Food: Asia. Suasananya? Padat, berisik, tapi sangat hangat.
Di sini, kamu wajib coba Bindaetteok atau panekuk kacang hijau. Teksturnya renyah di luar tapi lembut di dalam, apalagi kalau kamu makannya sambil ditemani segelas makgeolli (anggur beras putih), wah, mantap banget! Selain itu, ada Mayak Gimbap. Jangan takut sama namanya ya, “mayak” itu artinya narkotika, tapi maksudnya adalah gimbap ini saking enaknya bikin nagih kayak kecanduan.
Kalau kamu tipikal yang suka tantangan, coba deh Yukhoe alias daging sapi mentah yang dibumbui minyak wijen. Kedengarannya ekstrem? Jangan salah, ini salah satu hidangan paling dicari di sini. Buat yang pengen yang anget-anget, Kalguksu (mi potong tangan) di sini kaldunya juara banget.
2. Pasar Malam Myeongdong
Myeongdong mungkin lebih dikenal sebagai pusat belanja skincare dan fashion, tapi begitu matahari terbenam, jalanan utamanya bakal berubah jadi surga street food. Kalau kamu tipikal orang yang suka makanan yang tampilannya cantik dan “Instagrammable”, di sinilah tempatnya.
Berbeda dengan Gwangjang yang tradisional, Myeongdonglebih ke arah modern dan kreatif. Kamu bisa nemuin lobster bakar dengan keju yang melimpah, jus delima segar yang langsung diperas di depan mata, sampai sate ayam (dakkochi) yang panjang banget. Ada juga egg bread (gyeran-pang) yang manis-gurih dan pas banget buat camilan sambil jalan.
Harganya mungkin sedikit lebih mahal dibanding pasar lain karena ini memang area turis, tapi pilihannya super lengkap. Kios-kios di sini biasanya mulai buka jam 5 sore sampai tengah malam.
3. Pasar Namdaemun
Namdaemun adalah kakak tertua dari semua pasar di Seoul, karena sudah ada sejak tahun 1414 zaman Dinasti Joseon! Pasar ini gede banget dan apa aja ada, mulai dari alat dapur sampai baju anak. Tapi yang paling penting, makanannya terkenal murah tapi porsinya “brutal”.
Ada satu area namanya Kalguksu Alley. Di sini, kalau kamu pesan satu mangkuk mi potong tangan, biasanya kamu bakal dikasih bonus mi dingin dan sup kedelai secara cuma-cuma.
Harganya cuma sekitar 5-6 dollar aja! Kamu juga nggak boleh melewatkan Japchae Hotteok, panekuk goreng yang isinya bihun sayur. Biasanya antreannya panjang banget, tapi beneran sepadan sama rasanya yang gurih-renyah.
4. Dongdaemun
Kalau kamu tipe night owl atau mendadak lapar jam 2 pagi, larilah ke Dongdaemun. Kawasan ini dikenal sebagai pusat fashion yang buka sampai subuh, jadi area makanannya pun mengikuti ritme itu. Suasananya selalu sibuk dan energik.
Di sini kamu bisa nemuin berbagai macam gorengan (튀김 – twigim), tteokbokki yang bumbunya kental dan pedas, sampai sosis goreng yang dibalut kentang (potato corn dog). Karena lokasinya dekat dengan pusat perbelanjaan grosir, banyak banget pedagang yang nawarin makanan porsi cepat saji yang bikin kenyang tapi tetap enak di kantong.
5. Pasar Bupyeong Kkangtong
Bosan di Seoul? Yuk geser ke Busan! Di sana adaPasar Bupyeong Kkangtong.Pasar ini punya sejarah unik karena dulunya tempat jual barang kalengan sisa perang (kkangtong artinya kaleng). Sekarang, tempat ini jadi pasar malam permanen pertama di Korea.
Satu makanan yang wajib, wajib, wajib kamu coba di sini adalah Ssiat Hotteok. Berbeda dengan hotteok di Seoul, versi Busan ini diisi dengan berbagai macam biji-bijian setelah digoreng. Rasanya lebih kaya dan ada sensasi crunchy-nya.
Karena Busan adalah kota pelabuhan, jangan lupa juga cobain Eomuk (otak-otak ikan) asli Busan yang rasanya lebih kenyal dan ikannya lebih berasa. Jalan-jalan ke pasar tradisional di Korea Selatan itu bukan cuma soal kenyang, tapi soal ngerasain langsung gimana budaya mereka bertahan di tengah kemajuan zaman.
Setiap suapan itu ada ceritanya. Sedikit tips buat kamu, jangan lupa bawa uang tunai ya, karena meskipun sekarang sudah banyak yang terima kartu, beberapa kios kecil di gang sempit masih lebih nyaman pakai uang cash.
Gimana? Dari kelima pasar tadi, mana nih yang paling bikin kamu ngiler dan pengen segera kamu datangi?